Senin, 21 Oktober 2024

SMK NEGERI 2 SEWON

 SMK NEGERI 2 SEWON

SEJARAH

 

SMK Negeri 2 Sewon berdiri pada tanggal 19 November 2003 berdasarkan SK Bupati No.270 Tahun 2003, dan mulai beroperasional pada Tahun Pelajaran 2004/2005 sebagai salah satu upaya peningkatan akses dan layanan pendidikan di Kabupaten Bantul, khususnya untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pendirian SMK Negeri 2 Sewon ini merupakan salah satu program Direktorat Jendral Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Ditjen PSMK) yaitu Program SMK Kecil.

 

Pada tahun ini SMKN 2 SEWON berumur 21 tahun, HUT SMKN 2 SEWON akan diadakan pada tanggal 15 november 2024 yang bertemakan Budaya Jawa dan sekitarnya

 

Senin, 14 Oktober 2024

Apa sih itu Kameko?

KAMEKO

 Kameko adalah suatu sebutan dalam bahasa jepang yang memiliki hobi, kegiatan, dan atau pekerjaan dalam bidang fotografi, yaitu fotografer cosplay. Kameko merupakan salah satu kebudayaan pop jepang yang muncul bersamaan dengan munculnya cosplay. Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesoris dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, game, penyanyi, idol, musisi, dan film. Pelaku cosplay sendiri disebut cosplayer. Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai coser. Di Indonesia terutama di yogyakarta ada sebuah komunitas bagi para kameko tersebut. Tidak hanya di yogyakarta saja, daerah lain pun di indonesia ada komunitas ini, seperti daerah malang, bandung, surabaya, dan lain-lain. Sulit untuk para kameko mengetahui profil dan berkenalan dengan para kameko dari daerah lain. Hanya lewat media sosial mereka bisa membagikan hasil karyanya kepada orang lain, tapi itu saja tidak cukup. Maka penulis membuat sebuah websitesite untuk kameko yogyakarta yang betujuan agar kameko dari daerah lain bisa melihat karya foto, anggota aktif, dan kontak dari kameko yogyakarta..

Apasih Arti cosplay? Mari simak!

 

Cosplay

cosplay (lakuran bahasa Inggris dari costume play, jika diterjemahkan secara harfiah menjadi main kostum atau lakon kostum) adalah aktivitas dan pertunjukan seni di mana para peserta yang disebut cosplayer (pemain kostum) mengenakan kostum dan aksesori busana untuk mewakili tokoh tertentu.[1] Pemain kostum sering berinteraksi untuk membuat subkultur, dan penggunaan istilah "main kostum" yang lebih luas berlaku untuk permainan peran berkostum apa pun di tempat selain panggung. Entitas apa pun yang cocok dengan penafsiran dramatis dapat diambil sebagai subjek. Main kostum yang menjadi kesukaan seperti anime, kartun, buku komik, manga, serial televisi, pertunjukan musik rok, dan permainan video. Istilah ini terdiri dari dua istilah yang disebutkan di atas – kostum (costume) dan permainan peran (role-play).